Kabupaten Indragiri Hilir

oleh

Kabupaten Indragiri Hilir adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Dengan ibu kota di Kecamatan Tembilahan, kabupaten ini memiliki populasi sekitar 705.041 jiwa berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri pada pertengahan tahun 2024. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai kabupaten ini, mulai dari sejarah, geografi, hingga pemerintahan yang ada.

Sejarah Kabupaten Indragiri Hilir

Awal Pembentukan

Masyarakat Indragiri Hilir mengajukan permohonan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Riau untuk memekarkan wilayah ini menjadi kabupaten Daerah Tingkat II yang otonom. Proses pemekaran ini dimulai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Riau pada tanggal 27 April 1965.

Pengesahan Resmi

Pada tanggal 14 Juni 1965, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1965 diterbitkan, yang secara resmi membentuk Kabupaten Indragiri Hilir sebagai daerah tingkat II. Pelaksanaan pemerintahan kabupaten ini dimulai pada tanggal 20 November 1965.

Geografi Kabupaten Indragiri Hilir

Lokasi dan Luas Wilayah

Kabupaten Indragiri Hilir terletak di pesisir timur Pulau Sumatra. Dengan luas wilayah mencapai 1.367.551 Ha, kabupaten ini memiliki panjang garis pantai sekitar 339,5 km dan luas perairan laut mencapai 6.318 km², yang mencakup sekitar 54,43% dari total luas wilayah.

Batas Wilayah

Kabupaten ini berbatasan dengan:

  • Utara: Kabupaten Pelalawan
  • Timur: Provinsi Kepulauan Riau
  • Selatan: Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi
  • Barat: Kabupaten Indragiri Hulu

Topografi dan Iklim

Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0–3 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini juga memiliki iklim hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun, suhu udara berkisar antara 23°–34 °C, dan kelembapan relatif yang tinggi.

Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir

Bupati dan Wakil Bupati

Pada pemilihan umum bupati Indragiri Hilir 2018, pasangan Muhammad Wardan dan Syamsuddin Uti terpilih sebagai bupati dan wakil bupati. Mereka menjabat dari 22 November 2018 hingga 22 November 2023. Saat ini, penjabat bupati dipegang oleh Herman, yang dilantik pada 23 November 2023.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

DPRD Kabupaten Indragiri Hilir terdiri dari 45 anggota yang berasal dari berbagai partai politik. Pada periode 2024-2029, pimpinan DPRD dijabat oleh Iwan Taruna dari PKB sebagai ketua, dengan wakil ketua dari partai-partai lain seperti Golkar, Gerindra, dan PPP.

Kesimpulan

Kabupaten Indragiri Hilir memiliki sejarah yang kaya dan beragam, serta potensi geografi yang menarik. Dengan pemerintahan yang aktif dan partisipasi masyarakat yang tinggi, kabupaten ini terus berupaya untuk berkembang dan memberikan yang terbaik bagi warganya. Mari kita dukung kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir untuk masa depan yang lebih baik!