Kabupaten Rokan Hulu, yang terletak di provinsi Riau, Indonesia, adalah daerah yang kaya akan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Ibu kota kabupaten ini, Pasir Pengaraian, menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat. Didirikan pada 12 Oktober 1999, Rokan Hulu merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kampar. Dengan populasi sekitar 561.385 jiwa pada tahun 2020 dan diperkirakan meningkat menjadi 579.685 jiwa pada pertengahan tahun 2024, kabupaten ini terus berkembang dan menarik perhatian banyak orang.
Sejarah dan Budaya
Rokan Hulu dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk, yang mencerminkan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan ajaran agama Islam. Banyak masjid dan suluk yang tersebar di seluruh wilayah, menciptakan suasana religius yang kental.
Kabupaten Rokan Hulu memiliki sejarah yang kaya dan beragam, mencerminkan perjalanan panjang masyarakatnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah Kabupaten Rokan Hulu:
Pembentukan Kabupaten
- Pemekaran dari Kabupaten Kampar: Rokan Hulu dibentuk sebagai kabupaten baru pada tanggal 12 Oktober 1999, berdasarkan UU Nomor 53 Tahun 1999 dan UU No 11 Tahun 2003 yang mengatur perubahan UU tersebut. Pembentukan ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat untuk memiliki pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan lokal.
- Keputusan Mahkamah Konstitusi: Pembentukan Rokan Hulu juga diperkuat oleh Keputusan Mahkamah Konstitusi No. 010/PUU-1/2004 pada tanggal 26 Agustus 2004, yang menegaskan legitimasi kabupaten ini.
Sejarah Awal dan Islamisasi
- Pengaruh Kerajaan Melayu: Sebelum menjadi kabupaten, wilayah Rokan Hulu merupakan bagian dari kerajaan-kerajaan Melayu yang berpengaruh di Sumatera. Pada masa lalu, daerah ini berdekatan dengan pusat perdagangan Islam di Barus, yang menjadi jalur masuknya agama Islam ke Rokan Hulu.
- Proses Islamisasi: Proses penyebaran Islam di Rokan Hulu diperkirakan dimulai melalui perdagangan, dengan para pedagang Muslim yang datang dari Aceh dan daerah lainnya. Islam berkembang pesat di sepanjang Sungai Rokan, disiarkan oleh muballigh yang datang dari kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera.
Geografi
Secara geografis, Rokan Hulu memiliki luas wilayah sekitar 7.588,13 km², dengan 85% daratan dan 15% perairan. Wilayah ini berbatasan dengan beberapa kabupaten lain, yaitu:
- Utara: Padang Lawas dan Labuhan Batu Selatan
- Timur: Bengkalis dan Rokan Hilir
- Selatan: Kampar
- Barat: Pasaman
Kabupaten ini juga dilalui oleh beberapa sungai besar, seperti Sungai Rokan Kanan dan Sungai Rokan Kiri, serta sungai-sungai kecil lainnya yang menambah keindahan alamnya.
Pemerintahan
Saat ini, Bupati Rokan Hulu dijabat oleh Sukiman, yang mulai menjabat pada 21 Juni 2021. Dalam struktur pemerintahan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu terdiri dari berbagai partai politik yang berperan dalam pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.
Komposisi DPRD
Berikut adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu dalam tiga periode terakhir:
- 2014–2019: 45 anggota
- 2019–2024: 45 anggota
- 2024–2029: 45 anggota
Demografi
Mayoritas penduduk Rokan Hulu adalah etnis Melayu Riau, yang menggunakan Bahasa Melayu Rokan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, terdapat juga kelompok masyarakat dari etnis Mandailing dan Minangkabau yang berkontribusi dalam sektor ekonomi, terutama di bidang perdagangan dan perkebunan.
Tempat Wisata
Rokan Hulu menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik, antara lain:
- Masjid Agung Nasional Madani Islamic Centre
- Air Panas Pawan
- Gua Sikafir Pawan
- Istana Rokan
- Air Terjun Kajatan Baru
- Bukit Suligi
Setiap tempat memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri, menjadikannya sebagai tujuan wisata yang layak untuk dikunjungi.
Pahlawan Nasional
Salah satu tokoh penting dari Rokan Hulu adalah Tuanku Tambusai, yang dikenal sebagai pejuang dalam Perang Paderi. Ia berjuang melawan penjajahan Belanda dan menjadi simbol perjuangan masyarakat Rokan Hulu.
Peninggalan Bersejarah
Rokan Hulu juga memiliki berbagai peninggalan bersejarah, seperti:
- Benteng Tujuh Lapis Dalu-dalu
- Makam Raja-Raja Rambah
- Istana Rokan
Peninggalan ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan perjuangan masyarakat Rokan Hulu.
Kesimpulan
Kabupaten Rokan Hulu adalah daerah yang kaya akan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Rokan Hulu tidak hanya menjadi tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga destinasi wisata yang menarik. Mari kita lestarikan dan kenali lebih dalam keindahan serta kekayaan budaya yang ada di Rokan Hulu!