Syukuran dan Buka Puasa Bersama Gubernur Riau di Inhil

Berita20 views

Pada hari Sabtu, 15 Maret 2025, Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengadakan acara syukuran dan buka puasa bersama untuk menyambut kedatangan Gubernur Riau, Abdul Wahid, di sekretariat LAM Tembilahan. Acara ini juga menjadi momen spesial untuk merayakan kemenangan putra terbaik Inhil dalam Pilkada Riau yang lalu.

Momen Berharga

Acara syukuran ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin, dan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Inhil, Feriyandi. Ketua panitia, Mahmuddin, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya putra terbaik Inhil sebagai Gubernur Riau. Ia berharap Gubernur Wahid diberikan kekuatan oleh Allah dalam menjalankan amanahnya.

Komitmen Gubernur

Gubernur Abdul Wahid menegaskan komitmennya untuk mendukung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan budaya Melayu sebagai fondasi dalam pembangunan Provinsi Riau. Ia menjelaskan bahwa tradisi tepuk tepung tawar bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga simbol untuk menghalau bencana. Gubernur merasa terhormat dan berterima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya.

Menghormati Adat

Sebagai bentuk penghormatan terhadap adat, Gubernur Wahid mengajak para bupati dan wali kota di Riau untuk melakukan prosesi tepuk tepung tawar di LAM Provinsi Riau sebelum memasuki kantor gubernur dan kediaman gubernur. Ia menekankan pentingnya mendahulukan LAM dalam memulai jabatannya, sebagai wujud komitmen untuk menjadikan LAMR dan budaya Melayu sebagai pilar dalam perjuangannya membangun Provinsi Riau.

Harapan Masyarakat

Komitmen Gubernur ini disambut positif oleh masyarakat dan tokoh adat, yang berharap budaya Melayu terus menjadi bagian penting dalam kebijakan pembangunan di Riau. Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi, diharapkan Provinsi Riau dapat berkembang dengan baik dan harmonis.

Acara ini tidak hanya menjadi momen syukuran, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal dalam setiap langkah pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed